Oleh Andreas Giovani NRP 5210100068
Resume Pertemuan 1
Pengertian Proyek
Proyek adalah suatu kegiatan yang telah disusun sebelumnya oleh banyak orang dalam suatu organisasi yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu.
Perbedaan Proyek dan Operasi
Berbagai macam proyek memiliki hubungan dengan proses operasi. Tanpa adanya operasi, proyek yang telah disusun untuk mencapai tujuan tertentu tidak akan berjalan lancar. Sebaliknya, tanpa adanya proyek, suatu proses operasional tidak akan berjalan. Namun demikian, proyek dan operasi dapat dibedakan menurut sifat-sifat dalam pengerjaannya. Seperti ulasan yang saya buat di bawah ini :
- Proyek
- Cenderung sifatnya tidak menentu, artinya kegiatan yang terdapat didalamnya dapat ditambah maupun dikurangi namun disesuaikan dengan kondisi dan situasi
- Memiliki batasan waktu, artinya kegiatan yang diadakan memiliki deadline dalam pengerjaannya
- Memiliki ukuran kegiatan yang berbeda
- Batas pengerjaan ditentukan oleh waktu dan biaya yang ada
- Memiliki banyak kegiatan dengan tenaga kerja yang berbeda
- Adanya koordinasi antara atasan sampai bawahan maupun dengan rekan kerja lainnya
- Operasi
- Sifatnya menentu, artinya memiliki waktu tetap dalam pengerjaannya
- Berlangsung untuk jangka panjang, artinya pengerjaannya untuk memelihara proyek tersebut
- Ukuran kegiatannya cenderung sama
- Tidak memiliki batasan pengerjaan, artinya suatu operasional hanya diatur oleh anggaran berkala
- Minim kegiatan
- koordinasi cenderung antar rekan kerja, namun tidak menutup kemungkinan koordinasi dilakukan ke atasan
Pengertian Manajemen Proyek
Manajemen proyek adalah suatu proses membuat perencanaan, melakukan kegiatan operasional dan melakukan pengawasan terhadap suatu proyek sehingga dapat mencapai tujuan tertentu
Penjelasan Karakteristik Proyek
- Diadakan untuk mencapai suatu tujuan tertentu, jadi pengadaan suatu proyek disesuaikan dengan kebutuhan serta tujuan yang ada, tidak selalu proyek diadakan
- Telah ditentukannya waktu, biaya dan standar kualitas proyek
- Pengadaan proyek telah ditentukan kapan dimulai dan berakhirnya proyek tersebut
- Pengadaan proyek tidak pernah berulang
- Jenis kegiatan dapat diubah selama proyek berlangsung
Penjelasan Tiga Batasan Proyek
Suatu proyek dalam mencapai suatu tujuan dan sasaran yang ditentukan, tidak lepas dari tantangan, yaitu batasan-batasan. Batasan itu antara lain :
- Ruang Lingkup, manajemen proyek harus menentukan komponen dalam lingkup kerja yang meliputi tujuan, nama orang berkompeten yang terlibat dalam proyek dan bagian yang bertanggung jawab dalam suatu proyek
- Waktu, telah menyusun jadwal kerja dan estimasi waktu yang dibutuhkan jika ada perubahan atau penambahan kegiatan
- Biaya, memiliki peranan penting dalam melakukan perencanaan proyek dan kegiatan operasional, sehingga manajer proyek memiliki suatu modal untuk menyelesaikan proyek sesuai dengan biaya yang telah ditentukan
Kaitan antara Strategi dan Proyek
Suatu Proyek tanpa adanya suatu strategi yang mumpuni tidak dapat berjalan dengan baik. Maka suatu strategi perlu diterapkan oleh manajemen proyek untuk mencapai tujuan dan sasaran yang diinginkan. Strategi bisnis menjelaskan tujuan, sasaran dan kebijakan proyek menurut dampak potensial lingkungan proyek terhadap organisasi yang mengadakannya. Suatu manajemen proyek harus menentukan strategi seperti apa yang harus mereka lakukan agar tujuan dan sasaran proyek dapat tercapai. Strategi proyek dijalankan berurutan sesuai tahapan yang ada, oleh karena itu tahapan harus disiapkan dengan matang dan sempurna. Bila salah satu tahapan dijalankan dijalankan dengan tidak baik, maka akan berpengaruh terhadap tahapan yang lain.
Penjelasan Keahlian Manajer Proyek
Manajer suatu proyek memegang peranan yang penting dalam pelaksanaan suatu proyek. Karena manajer proyek harus mengkoordinir tenaga kerja yang ada dengan latar belakang dan keahlian yang berbeda sehingga dapat hasil yang baik. Memimpin suatu proyek mungkin adalah suatu yang unik. Mengapa ? pertama karena tenaga kerja yang dikumpulkan mungkin tidak saling mengenal. Kedua, proyek itu unik, karena tidak pernah dilakukan sebelumnya. Sehingga hasil akhir dan prosesnya tidak dapat dijelaskan terlebih dahulu. Dan ketiga, manajer proyek tidak memiliki hak otoriter atau kendali langsung terhadap para tenaga kerja. Untuk itu manajer proyek dibutuhkan beberapa keahlian seperti berikut :
- Mengetahui kebutuhan klien, manajer proyek harus mengumpulkan data kebutuhan awal apa saja yang diperlukan oleh klien. Jika ada perubahan kebutuhan maka manajer harus melakukan perubahan proses secepatnya dalam membangun suatu proyek. Dengan disetujui oleh klien maupun penanggung jawab proyek
- Dapat mengelola sumber daya yang ada, selain memperhatikan infrastruktur yang ada, manajer proyek juga harus memperhatikan sumber daya yang lain, seperti tenaga kerja yang sakit atau kecelakaan sehingga menyebabkan jadwal pengerjaan menjadi kacau. Untuk itu manjer proyek sudah memikirkan tenaga kerja cadangan yang ammapu untuk memback-up tenaga kerja yang tidak bisa melakukan tugasnya sehingga klien menjadi puas karena ketepatan waktu dan hasil yang baik.
- Memahami metode dan proses, manajer proyek harus mengetahui metode seperti apa dan proses yang bagaimana untuk membangun suatu proyek agar mereka mengerti akan apa yang mereka kerjakan sehingga dapat melakukan feedback pada klien
- Memanajemen pengetahuan dan resiko, manajer proyek harus mendapat pengetahuan yang banyak terhadap proyek yang mereka kerjakan sehingga dapat meminimalisai resiko
- Dapat memanajemen anggaran yang ada, banyak sedikitnya anggaran yang ada dapat diatasai dengan baik oleh manajer proyek, itu merupakan suatu prestasi bagi mereka
- Memiliki perencanaan yang baik, tidak semua manajer proyek memiliki perencanaan yang baik. Maka dari itu manajer proyek harus mempertimbangkan ketersediaan sumber daya, komitmen pada klien, biaya, maupun pengalaman yang didapat. Perencanaan yang tepat dan realistis dapat tercapai apabila manajer proyek bekerja secara efektif
Sumber :
- http://www.keuanganlsm.com/article/apa-peran-manager-proyek/
- http://jawarakita.wordpress.com/2010/03/20/apakah-anda-seorang-manajer-proyek-yang-efektif/
- http://www.scribd.com/doc/62553459/19/Strategi-Proyek#outer_page_1
- https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:5gpfpnxcrKUJ:meandmyheart.files.wordpress.com/2010/04/manajemen-integrasi-proyek.ppt+pentingnya+strategi+proyek&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEEShdGdwyqhXJfPdcuk7nsQmWBsDD09f7_wFNrJS4MRQ0Lvf5Q8pUUp4AWh1FuUKDiXl__JHAkL5L2ZF1bEU58UJj2kJ0Q9bfeCw1BRBxUP5qmJNbPizACv3Ms8Pr8zEeSbu_5qsM&sig=AHIEtbT4f0JR_-1EFdGT7aHWgysnGiLZjQ
- http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=pengertian%20manajemen%20proyek&source=web&cd=1&sqi=2&ved=0CCgQFjAA&url=http%3A%2F%2Fbayuzu.blogspot.com%2F2010%2F09%2Fpengertian-ruang-lingkup-manajemen.html&ei=LQs9T5StLYnorQft5vmzBw&usg=AFQjCNEaCwoDMdNJzcWRHc_FfR3v56_6Bw&sig2=3uOfL8G6TUb_mYPWjFRSew
- http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=pengertian%20karakteristik%20proyek&source=web&cd=2&ved=0CCYQxQEwAQ&url=http%3A%2F%2Fdocs.google.com%2Fviewer%3Fa%3Dv%26q%3Dcache%3AFRi0u7MZ-E8J%3Aelearning.unesa.ac.id%2Fpdf-archive%2Fpengertian-karakteristik-proyek.pdf%2Bpengertian%2Bkarakteristik%2Bproyek%26hl%3Did%26gl%3Did%26pid%3Dbl%26srcid%3DADGEESgIW-sC2UTdUXA78M5XvIxIKXkdBifycr-930BvWB6QPgCi9w0Kac-EyG90QYW_cKZC8pIu3rN0H4Di2MQoY83b_rNrC6BqcnmKqCFnMSOnYJYotzno7azFG0qIdRMzP1tjr1DZ%26sig%3DAHIEtbQKwRWNr7RR2iY2IZOujL_fgL1rLw&ei=XQw9T6L2KMa3rAesloi3Bw&usg=AFQjCNHsIOxOwIHkQO2Kt6GOJKy211mh8Q&sig2=ZVIIjmG25ojbANr1ekoTOg
- http://www.google.co.id/search?sclient=psy-ab&hl=id&source=hp&q=tiga+batasan+proyek&pbx=1&oq=tiga+batasan+proyek&aq=f&aqi=&aql=&gs_sm=3&gs_upl=949921l953408l6l953678l19l13l0l0l0l0l455l1893l0.3.4.0.1l8l0&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.r_cp.,cf.osb&biw=1366&bih=705&emsg=NCSR&noj=1&ei=XQw9T6L2KMa3rAesloi3Bw
Tidak ada komentar:
Posting Komentar