Jumat, 24 Februari 2012

Resume Pertemuan 3 - Jenis-Jenis Proyek TI (masih konsep)

Oleh Andreas Giovani
5210100068

Pertemuan tanggal 22 Februari 2012

Proyek TI
merupakan suatu kegiatan dalam sebuah organisasi/perusahaan untuk mengembangkan teknologi informasi yag ada di dalamnya.

Macam-macam Proyek TI
 - Software Development
proyek yang bertujuan untuk membuat perangkat lunak. Manajemen kerjanya adalah menspesifikasi kebutuhan, mendesain, mengembangkan, testing dan implementasi software.
Tantangan :

  1. antara supplier dan user terjadi perbedaan ide untuk mengembangkan software
  2. proyek ini hanya bisa dimengerti oleh manajer dan kelompoknya saja, sedangkan user masih sulit mengetahui sistem yang ada dalam software sehingga dibutuhkan komunikasi antara supplier user


- Package Implementation
proyek yang bertujuan untuk membuat software baru yang sesuai dengan proses bisnisnya untuk mengganti software yang lama
Tantangan :

  1. pengintegrasian data dari software sebelumnya ke software yang baru
  2. manajer proyek dan tim nya harus mengadakan pelatihan kepada user tentang cara penggunaan software


- System Enhancement
proyek yang bertujuan untuk menambahkan fitur/fungsi baru ke software yang ada
Tantangan :

  1. sistem yang telah dikembangkan dapat menghambat sistem sebelumnya
  2. melakukan testing ke sistem lama yang mengalami enhancement, apakah menggangu sistem lain


- Consultancy and Business Analysis Assignment
proyek yang bertujuan untuk mengikuti perkembangan apa saja yang terjadi dalam bidang IT, sehingga perusahaan mendapatkan isu bisnis yang menurut mereka berguna
Tantangan :

  1. pengguna sistem tidak menjalankannya dengan baik sehingga dibutuhkan konsultan yang berhubungan dengan sistem tersebut
  2. memenuhi deadline yang ditetapkan oleh pengguna sistem


- System Migration
proyek yang bertujuan untuk memindahkan sistem yang sudah ada ke sistem yang lain. Contoh, perusahaan yang semula menggunakan OS Windows mengganti OS nya dengan Linux
Tantangan :

  1. sedikit user yang akan menggunakan sistem yang baru karena terbiasa dengan sistem yang lama namun dapat diantisipasi dengan cara menjalankan proyek Consultancy and Business Analysis Assignment


- Infrastructure Implementation
proyek yang bertujuan untuk penambahan, penggantian dari hardware. Contoh : Finger Print
Tantangan :

  1. rawan terjadi KKN dalam pengadaan infrastruktur yang baru
  2. Infrastruktur yang kurang memadai
  3. kerusakan pada infrastruktur karena user kurang dapat memahami


- Outsourcing
pengadaan proyek menggunakan jasa perusahaan lain.
Tantangan :

  1. sistem yang dibuat tidak hanya digunakan oleh perusahaan kita, sehingga dapat digunakan oleh perusahaan lain juga
  2. pembuatan sistem tidak sesuai dengan yang perusahaan inginkan

- Insourcing
proyek yang dijalankan oleh sumber daya yang ada dalam perusahaan tersebut
Tantangan :
  1. kurangnya SDM yang ahli dalam pembuatan sistem


- Disaster Recovery
proyek antisipasi dan kebijakan keberlangsungan suatu infrastruktur yang ada dalam proye seperti data-data yang hilang, kerusakan pada hardware ayng dapat menyebabkan proses bisnis suatu perusahaan menjadi terhambat
Tantangan :

  1. menyediakan infrastruktur yang benar-benar aman sebagai back-up data


- Smaller IS Project
proyek yang diadakan oleh developer itu sendiri untuk meningkatkan sistem yang ada tetapi dengan lingkup yang luas dan waktu pengerjaannya tidak lama
Tantangan :

  1. sulit membedakan usaha kecil dan besar karena tetap dibutuhkan usaha yang sama dalam pengerjaannya

sumber : 
  1. http://blogstudent.mb.ipb.ac.id/2010/07/28/penerapan-outsourcing-pada-sistem-informasi/
  2. Project Management for Information System 5th Edition by Cadle and Yeates (hal 3-11)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar