Minggu, 11 Maret 2012

Tugas 3 - Prezi

Tugas 3 - Mind Map



Sumber : 

  • materi session 5 Manajemen Proyek dalam Kerangka Kerja SI-TI
  • Information Technology Project Management 4th Edition by Kathly Schwalbe

Jumat, 24 Februari 2012

Resume Pertemuan 4 - Kuliah Tamu

Oleh Andreas Giovani
5210100068

Pertemuan Tanggal 24 Februari 2012

Kuliah tamu di ruang TC-103 mengenai Manajemen Proyek. Narasumber merupakan dosen Teknik Sipil yang lama berkecimpung dalam proyek pembangunan gedung.

Pengertian Proyek
merupakan suatu kegiatan yang dijalankan oleh beberapa orang dalam suatu organisasi/perusahaan yang memiliki tujuan tertentu.

Tujuan Proyek
untuk memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan sebelumnya

Sifat Proyek
Unik, karena antar proyek memiliki kriteria yang berbeda dan juga tidak akan berulang di tempat lain

Karakteristik Proyek
- memiliki tanggal mulai dan berakhir
- unik dan terjadi hanya sekali
- memiliki tujuan khusus
- dibatasi dengan anggaran dan sumber daya
- hal yang dapat diurai dengan jelas dan dapat dilaksanakan
- hasil deliverablenya terukur dan dapat dikuantifikasi
- direncanakan, dilaksanakan, dikendalikan

Contoh Proyek
- Pengembangan produk/karir
- Pembangunan gedung

Manajemen Proyek
merupakan pengaplikasian skill, pengetahuan, peralatan dan teknik dalam proyek untuk menemukan requirement proyek itu sendiri

sumber : materi powerpoint narasumber yang dimodifikasi ulang


Resume Pertemuan 3 - Jenis-Jenis Proyek TI (masih konsep)

Oleh Andreas Giovani
5210100068

Pertemuan tanggal 22 Februari 2012

Proyek TI
merupakan suatu kegiatan dalam sebuah organisasi/perusahaan untuk mengembangkan teknologi informasi yag ada di dalamnya.

Macam-macam Proyek TI
 - Software Development
proyek yang bertujuan untuk membuat perangkat lunak. Manajemen kerjanya adalah menspesifikasi kebutuhan, mendesain, mengembangkan, testing dan implementasi software.
Tantangan :

  1. antara supplier dan user terjadi perbedaan ide untuk mengembangkan software
  2. proyek ini hanya bisa dimengerti oleh manajer dan kelompoknya saja, sedangkan user masih sulit mengetahui sistem yang ada dalam software sehingga dibutuhkan komunikasi antara supplier user


- Package Implementation
proyek yang bertujuan untuk membuat software baru yang sesuai dengan proses bisnisnya untuk mengganti software yang lama
Tantangan :

  1. pengintegrasian data dari software sebelumnya ke software yang baru
  2. manajer proyek dan tim nya harus mengadakan pelatihan kepada user tentang cara penggunaan software


- System Enhancement
proyek yang bertujuan untuk menambahkan fitur/fungsi baru ke software yang ada
Tantangan :

  1. sistem yang telah dikembangkan dapat menghambat sistem sebelumnya
  2. melakukan testing ke sistem lama yang mengalami enhancement, apakah menggangu sistem lain


- Consultancy and Business Analysis Assignment
proyek yang bertujuan untuk mengikuti perkembangan apa saja yang terjadi dalam bidang IT, sehingga perusahaan mendapatkan isu bisnis yang menurut mereka berguna
Tantangan :

  1. pengguna sistem tidak menjalankannya dengan baik sehingga dibutuhkan konsultan yang berhubungan dengan sistem tersebut
  2. memenuhi deadline yang ditetapkan oleh pengguna sistem


- System Migration
proyek yang bertujuan untuk memindahkan sistem yang sudah ada ke sistem yang lain. Contoh, perusahaan yang semula menggunakan OS Windows mengganti OS nya dengan Linux
Tantangan :

  1. sedikit user yang akan menggunakan sistem yang baru karena terbiasa dengan sistem yang lama namun dapat diantisipasi dengan cara menjalankan proyek Consultancy and Business Analysis Assignment


- Infrastructure Implementation
proyek yang bertujuan untuk penambahan, penggantian dari hardware. Contoh : Finger Print
Tantangan :

  1. rawan terjadi KKN dalam pengadaan infrastruktur yang baru
  2. Infrastruktur yang kurang memadai
  3. kerusakan pada infrastruktur karena user kurang dapat memahami


- Outsourcing
pengadaan proyek menggunakan jasa perusahaan lain.
Tantangan :

  1. sistem yang dibuat tidak hanya digunakan oleh perusahaan kita, sehingga dapat digunakan oleh perusahaan lain juga
  2. pembuatan sistem tidak sesuai dengan yang perusahaan inginkan

- Insourcing
proyek yang dijalankan oleh sumber daya yang ada dalam perusahaan tersebut
Tantangan :
  1. kurangnya SDM yang ahli dalam pembuatan sistem


- Disaster Recovery
proyek antisipasi dan kebijakan keberlangsungan suatu infrastruktur yang ada dalam proye seperti data-data yang hilang, kerusakan pada hardware ayng dapat menyebabkan proses bisnis suatu perusahaan menjadi terhambat
Tantangan :

  1. menyediakan infrastruktur yang benar-benar aman sebagai back-up data


- Smaller IS Project
proyek yang diadakan oleh developer itu sendiri untuk meningkatkan sistem yang ada tetapi dengan lingkup yang luas dan waktu pengerjaannya tidak lama
Tantangan :

  1. sulit membedakan usaha kecil dan besar karena tetap dibutuhkan usaha yang sama dalam pengerjaannya

sumber : 
  1. http://blogstudent.mb.ipb.ac.id/2010/07/28/penerapan-outsourcing-pada-sistem-informasi/
  2. Project Management for Information System 5th Edition by Cadle and Yeates (hal 3-11)

Sabtu, 18 Februari 2012

Tugas2 - Smaller IS Project

Oleh


  1. Radhitya Yudhi     5210100065
  2. Andreas Giovani   5210100068

Proyek TI
Smaller Information system  project adalah proyek kecil yang bergerak di bidang system informasi dengan jangka waktu yang tidak terlalu lama dan sumber daya yang tidak banyak juga. Contoh seperti pembuatan software untuk administrasi Tata Usaha Jurusan.


Hambatan-Hambatan dalam proyek TI :
1.       Estimasi yang terburu-buru
Dalam pengerjaan sebuah proyek pasti ada kapan proyek tersebut di kerjakan dan kapan proyek tersebut selesai. Kadang permintaan pelanggan yang terlalu cepat (Jangka waktu) membuat pengerjaan proyek menjadi terburu-buru, sehingga proyek tersebut bisa saja mengalami kegagalan. Disini lah peran manajer proyek sangat di butuhkan, untuk mengatur dan bertanaya kepada pelanggan tentang masukan proyek tersebut.

2.       Rencana yang tidak matang
Proyek membutuhkan sebuah rencana-rencana matang agar proyek tersebut berjalan dengan baik, seperti sumber daya apa saja yang dibutuhkan, kapan proyek harus selesai, berapa biaya yang diperlukan, dan siapa pengguna akhir proyek tersebut. Sebuah proyek tanpa perencanaan yang matang jelas akan menghabiskan banyak waktu, biaya, dan talenta tanpa menghasilkan sesuatu yang bermutu.

3.       Kurang tepatnya pembagian kerja antara anggota tim
sumber daya yang ada dalam proyek tersebut harus dikelolah dengan benar agar proyek tersebut berjalan lancar.

4.       Kurangnya kemampuan untuk mengukur kemajuan proyek
Hampir semua proyek yang telah berhasil melibatkan manajer proyek yang telah berpengalaman. Manajer proyek mengukur kemajuan proyek tersebut dari tahap awal sampai akhir seperti kebutuhan-kebutuhan apa saja yang di butuhkan pengguna tersebut.


Studi kasus Sistem Informasi Perpustakaan
Suatu hari ada seorang mahasiswa, sebutlah namanya CR, di salah satu perpustakaan kampus di daerah Surabaya Tenggara. CR ingin meminjam salah satu buku. Akhirnya ia memilih buku “Ratapan Anak Tiri”. Tidak jelas alasannya memilih buku tersebut, apakah karena pengalaman pribadinya atau karena ia ingin seperi di judul itu. Setelah memegang buku tersebut, CR membawanya ke meja kasir. Oleh kasir dicatatlah judul, nomor, dan tanggal peminjaman serta pengembalian buku tersebut.
Selang beberapa hari, si kasir merasakan sesuatu yang janggal dalam perpustakaan tersebut. Bukan karena makhluk halus ataupun tampang mahasiswa yang kurang enak dipandang. Melainkan ia takut, jika catatan yang selama ini digunakan untuk merecord segala macam aktivitas dalam perpustakaan itu raib. Kasir pun cemas sehingga membuat heboh seisi perpustakaan. Termasuk Rektor Kampus tersebut. Namun ada satu jurusan yang tidak terlihat panik. Malah jurusan itu tersenyum sinis ketika mendapat kabar kepanikan seisi perpustakaan. Jurusan itu adalah Sistem Informasi. Mereka merasa, ini saatnya mereka “makan” karena dalam hal pembuatan database, jurusan ini bisa dikatakan sebagai “mbahnya”. Setiap hari jurusan ini diberi perbekalan tentang database dan memanajemen sistem informasi tersebut. Akhirnya Jurusan Sistem Informasi membuat suatu sistem yang berisi tentang data buku yang terdapat dalam perpustakaan kampus yang terdiri dari jumlah buku, tanggal peminjaman, tanggal pengembalian, siapa yang meminjam, dan berapa denda yang dikenakan pada mahasiswa  apabila terlambat untuk mengembalikan buku. 
Sistemnya dinamakan Sistem Informasi Perpustakaan yang memiliki tujuan agar peminjam dapat mencari buku secara cepat. Bahkan karyawan dapat memanajemen peminjaman dan pengembalian buku. Setelah dibuatkan sistem tersebut, seisi perpustakaan bahkan kampus dan rektornya merasakan euforia yang luar biasa. Kasir pun mengganti namanya dengan admin karena ia merasa sudah bisa menjalankan suatu sistem dalam computer.

Manajemen Studi Kasus
Beberapa hal yang dijabarkan dari proses Sistem Informasi Perpustakaan sebagai berikut:
  •       Pembuatan user dan pengaturan oleh admin
  •       Pembuatan database buku yang terdiri dari judul dan nomor buku, serta pernah dipinjam pada tanggal berapa
  •     Pembuatan ketentuan denda berdasarkan keterlambatan hari dalam pengembalian buku serta tebal buku



      Agar sistem informasi perpustakaan berjalan dengan baik, maka dibutuhkan sistem manajemen yang baik. Pada prinsipnya manajemen dibagi menjadi Perencanaan, Pengorganisasian, Penyusunan Karyawan, Koordinasi , Laporan, dan Anggaran.
1.   Perencanaan, sebelum sistem itu dibuat, manajemen perpustakaan harus sudah membuat tujuan, strategi, kebijakan, prosedur dan dana yang dibutuhkan untuk mencapai suatu tujuan
2.      Pengorganisasian, manajemen perpustakaan mengelompokkan aktifitas ke dalam beberapa unit atau bagian, sehingga antar bagian dapat melakukan koordinasi yang baik dan juga memiliki wewenang untuk melakukan tugasnya
3.      Penyusunan Karyawan, manajemen dapat menentukan penempatan karyawan di posisi yang sesuai dengan kemampuannya, misal penempatan pada bagian admin server, admin computer, penanggung jawab dan pengawas sistem yang biasanya dilakukan oleh pembuat sistem. Agar dapat memberikan layanan yang baik, diperlukan karyawan yang baik dari jumlah dan kemampuan yang mereka miliki.
4.      Koordinasi, terdapat kerjasama yang baik antar karyawan untuk menunjang pekerjaan
5.    Laporan, Manajemen harus mengetahui kejadian atau hal apa saja yang sudah, sedang ataupun yang akan berlangsung karen itu laporan diperlukan
6.      Anggaran, Biaya untuk sistem yang diawasai oleh pengawas sistem


Sumber :
    - www.scribd.com/doc/53716947

Jumat, 17 Februari 2012

Resume Pertemuan 2 - MPTI A

Oleh Andreas Giovani 5210100068

Pengantar Manajemen Proyek

Pengertian Proyek
Proyek adalah suatu kegiatan yang telah disusun sebelumnya oleh banyak orang dalam suatu organisasi yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu.

Karakteristik Proyek
  1. Diadakan untuk mencapai suatu tujuan tertentu, jadi pengadaan suatu proyek disesuaikan dengan kebutuhan serta tujuan yang ada, tidak selalu proyek diadakan
  2. Telah ditentukannya waktu, biaya dan standar kualitas proyek
  3. Pengadaan proyek telah ditentukan kapan dimulai dan berakhirnya proyek tersebut
  4. Pengadaan proyek tidak pernah berulang
  5. Jenis kegiatan dapat diubah selama proyek berlangsung
Pengertian Proyek TI
Suatu kegiatan dalam suatu organisasi yang diadakan untuk mengembangkan suatu Teknologi Informasi yang terdiri dari SDM, Hardware, Software, Dana, dan Logistik.


Perbedaan Proyek Non-IT dengan proyek IT

  • Non-IT
    1. Tidak berhubungan langung dengan kepentingan bisnis
    2. struktur proyeknya cenderung sendiri
    3. Ruang Lingkup dan pengendalian terhadap perubahan dirancang dengan baik
    4. Memiliki sedikit stakeholder dan mudah untuk diidentifikasi
    5. Bersifat full-time untuk pengerjaannya
    6. Untuk proyek besar dibagi-bagi menjadi proyek yang kecil
    7. Resiko lebih mudah untuk didefinisikan
    8. Estimasi biaya dan waktu baik
  • Proyek IT
    1. Berhubungan langsung dengan kepentingan bisnis
    2. Struktur proyeknya selalu dibagi menjadi beberapa proyek dengan memiliki kebebasan di setiap proyeknya
    3. pengendalian terhadap perubahan ada, namun sulit untuk dijalankan
    4. memiliki banyak stakeholder dan sulit untuk diidentifikasi
    5. waktu kerja cenderung paruh waktu dan kapan saja
    6. memiliki tenaga kerja dengan keahlian yang berbeda-beda
    7. jika proyeknya besar, dialokasikan menjadi beberapa tugas khusus
    8. resiko sulit untuk didefinisikan dengan manajerial yang buruk
    9. estimasi biaya dan waktu cenderung tidak sesuai rencana
Pengertian Manajemen Proyek
Manajemen proyek adalah suatu proses membuat perencanaan, melakukan kegiatan operasional dan melakukan pengawasan terhadap suatu proyek sehingga dapat mencapai tujuan tertentu

Penjelasan Tiga Batasan Proyek
Suatu proyek dalam mencapai suatu tujuan dan sasaran yang ditentukan, tidak lepas dari tantangan, yaitu batasan-batasan. Batasan itu antara lain :
  1. Ruang Lingkup, manajemen proyek harus menentukan komponen dalam lingkup kerja yang meliputi tujuan, nama orang berkompeten yang terlibat dalam proyek dan bagian yang bertanggung jawab dalam suatu proyek
  2. Waktu, telah menyusun jadwal kerja dan estimasi waktu yang dibutuhkan jika ada perubahan atau penambahan kegiatan
  3. Biaya, memiliki peranan penting dalam melakukan perencanaan proyek dan kegiatan operasional, sehingga manajer proyek memiliki suatu modal untuk menyelesaikan proyek sesuai dengan biaya yang telah ditentukan

Business Strategy and Project
sumber : powerpoint pertemuan ke-2 di kelas

Skema di atas merupakan alur dari strategi bisnis terhadap suatu proyek. Berikut penjelasannya.

  • Rencana Strategis

Suatu proyek tanpa adanya strategi akan sulit untuk mencapai sasaran yang ingin dicapai. Strategi akan sangat berguna apabila direncanakan dengan baik. Untuk mengembangkan suatu strategi, pihak manajemen harus menganalisis lingkungan yang berhubungan dengan proyek yang ada. Seperti mengevaluasi rencana itu sendiri, menganalisis pesaing, dan memahami pasar. Setelah itu pihak manajemen dapat merencanakan arah yang disesuaikan dengan visi, misi dan tujuan organisasi sehingga menghasilkan suatu nilai dan ekspansi yang kemudian digunakan untuk merencanakan strategi tersebut. Strategi-strategi yang ada dapat dicari alteratif lalu kemudian dipilih strategi apa saja yang tepat untuk digunakan dalam proyek. Setelah semua terencana dengan baik, saatnya untuk menjalankan strategi yang telah dirancang. Strategi ini digunakan untuk memanajemen SDM yang ada sehingga dapat mengontrol operasional dan keefektifan dalam bekerja.

  • Portfolio
Pengertian portfolio adalah pengkategorian terhadap proyek dan program sehingga dapat dikelola secara efektif untuk mencapai sasaran yang ingin  dicapai

  • Program
Pengertiannya adalah keseluruhan dari proses kendali proyek yang berhubungan untuk mencapai keuntungan dan kendali yang tidak tersedia dalam pengelolaan proyek. Manajemen proyek bersifat sentralisasi, karena koordinator mengatur beberapa proyek untuk mencapai sasaran strategis dan keuntungan yang terdefinisi dalam suatu program

  • Subproject
Beberapa proyek besar cenderung untuk membagi proyeknya ke dalam beberapa bagian atau yang disebut dengan subproject. Subproject dapat dijalankan oleh perusahaan lain yang memiliki kredibilitas terhadap proyek yang dibuat.

Area Keahlian Management Project
sumber : materi powerpoint pertemuan kedua


Project Management Body of Knowledge (PMBOK) Guide
merupakan sebuah gambaran pengetahuan tentang bagaimana mengelelo suatu proyek dan overlapping dengan pengetahuan manajemen yang lain

Penerapan Area Pengetahuan, Standarisasi dan Regulasi
Merupakan suatu ilmu terapan, standar, dan peraturan yang dibutuhkan oleh proyek. Contoh, tingkat kebersihan, sanitasi, teknik pembuatan bangunan, standar bahan yang digunakan, dan lain-lain

Pemahaman Lingkungan Proyek
Pembangunan suatu proyek harus melihat dari aspek sosial dan budaya, politik dan internasional, dan lingkungan fisik. Lingkungan sosial dan budaya merupakan suatu pemahaman yang sering terjadi dalam proyek internasional. Contoh, pembangunan gedung-gedung tinggi di Bali tidak boleh dilakukan jika ketinggiannya jauh melebihi pura terdekat.
Lingkungan politik dan internasional, merupakan lingkungan yang harus diperhatikan oleh manajemen proyek. Contoh pada pembangungan gedung dalam suasana perang di Irak. Hal itu tidak akan mungkin dijalankan karena proyek akan berjalan dalam suasana perang sehingga dapat mengancam jiwa tenaga kerja yang terlibat di dalamnya.
Lingkungan fisik, proyek mall tidak akan dilakukan pada daerah yang terpencil dan jarang dilewati oleh orang banyak. Kondisi tanah juga mempengaruhi struktur dari bangunan yang akan dibangun.

Pengetahuan dan Keterampilan Manajemen Umum
Mencakup bagaimana mengatur keuangan dan pembukuannya, pembelian dan pengadaan bahan baku, cara menjual dan memasarkan proyek, menyesuaikan dengan kontrak dan hukum perdagangan, dan lain-lain.

Keterampilan Interpersonal
mencakup bagaimana soft-skill suatu manajemen dalam menjalankan proyeknya, yang terdiri dari membangun suatu komunikasi yang efektif, memiliki kemampuan tertentu, memiliki jiwa pemimpin, memiliki motivasi yang tinggi, kemampuan untuk memanajemen negosiasi dan permasalahan yang ada serta bagaimana untuk memecahkan masalah tersebut.

Demikian resume saya pada pertemuan kedua. Semoga bermanfaat :D

Sumber :

  • Materi Powerpoint pertemuan 
  • http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=pengertian%20karakteristik%20proyek&source=web&cd=2&ved=0CCYQxQEwAQ&url=http%3A%2F%2Fdocs.google.com%2Fviewer%3Fa%3Dv%26q%3Dcache%3AFRi0u7MZ-E8J%3Aelearning.unesa.ac.id%2Fpdf-archive%2Fpengertian-karakteristik-proyek.pdf%2Bpengertian%2Bkarakteristik%2Bproyek%26hl%3Did%26gl%3Did%26pid%3Dbl%26srcid%3DADGEESgIW-sC2UTdUXA78M5XvIxIKXkdBifycr-930BvWB6QPgCi9w0Kac-EyG90QYW_cKZC8pIu3rN0H4Di2MQoY83b_rNrC6BqcnmKqCFnMSOnYJYotzno7azFG0qIdRMzP1tjr1DZ%26sig%3DAHIEtbQKwRWNr7RR2iY2IZOujL_fgL1rLw&ei=XQw9T6L2KMa3rAesloi3Bw&usg=AFQjCNHsIOxOwIHkQO2Kt6GOJKy211mh8Q&sig2=ZVIIjmG25ojbANr1ekoTOg
  • http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=pengertian%20manajemen%20proyek&source=web&cd=1&sqi=2&ved=0CCgQFjAA&url=http%3A%2F%2Fbayuzu.blogspot.com%2F2010%2F09%2Fpengertian-ruang-lingkup-manajemen.html&ei=LQs9T5StLYnorQft5vmzBw&usg=AFQjCNEaCwoDMdNJzcWRHc_FfR3v56_6Bw&sig2=3uOfL8G6TUb_mYPWjFRSew

Kamis, 16 Februari 2012

TUGAS1 - Konsep Proyek dan Perbedaan Proyek TI dan non-TI


Oleh Andreas Giovani NRP 5210100068

Resume Pertemuan 1

Pengertian Proyek
Proyek adalah suatu kegiatan yang telah disusun sebelumnya oleh banyak orang dalam suatu organisasi yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu.

Perbedaan Proyek dan Operasi
Berbagai macam proyek memiliki hubungan dengan proses operasi. Tanpa adanya operasi, proyek yang telah disusun untuk mencapai tujuan tertentu tidak akan berjalan lancar. Sebaliknya, tanpa adanya proyek, suatu proses operasional tidak akan berjalan. Namun demikian, proyek dan operasi dapat dibedakan menurut sifat-sifat dalam pengerjaannya. Seperti ulasan yang saya buat di bawah ini :
  • Proyek
    1. Cenderung sifatnya tidak menentu, artinya kegiatan yang terdapat didalamnya dapat ditambah maupun dikurangi namun disesuaikan dengan kondisi dan situasi
    2. Memiliki batasan waktu, artinya kegiatan yang diadakan memiliki deadline dalam pengerjaannya
    3. Memiliki ukuran kegiatan yang berbeda
    4. Batas pengerjaan ditentukan oleh waktu dan biaya yang ada
    5. Memiliki banyak kegiatan dengan tenaga kerja yang berbeda
    6. Adanya koordinasi antara atasan sampai bawahan maupun dengan rekan kerja lainnya
  • Operasi
    1. Sifatnya menentu, artinya memiliki waktu tetap dalam pengerjaannya
    2. Berlangsung untuk jangka panjang, artinya pengerjaannya untuk memelihara proyek tersebut
    3. Ukuran kegiatannya cenderung sama
    4. Tidak memiliki batasan pengerjaan, artinya suatu operasional hanya diatur oleh anggaran berkala
    5. Minim kegiatan
    6. koordinasi cenderung antar rekan kerja, namun tidak menutup kemungkinan koordinasi dilakukan ke atasan
Pengertian Manajemen Proyek
Manajemen proyek adalah suatu proses membuat perencanaan, melakukan kegiatan operasional dan melakukan pengawasan terhadap suatu proyek sehingga dapat mencapai tujuan tertentu

Penjelasan Karakteristik Proyek
  1. Diadakan untuk mencapai suatu tujuan tertentu, jadi pengadaan suatu proyek disesuaikan dengan kebutuhan serta tujuan yang ada, tidak selalu proyek diadakan
  2. Telah ditentukannya waktu, biaya dan standar kualitas proyek
  3. Pengadaan proyek telah ditentukan kapan dimulai dan berakhirnya proyek tersebut
  4. Pengadaan proyek tidak pernah berulang
  5. Jenis kegiatan dapat diubah selama proyek berlangsung
Penjelasan Tiga Batasan Proyek
Suatu proyek dalam mencapai suatu tujuan dan sasaran yang ditentukan, tidak lepas dari tantangan, yaitu batasan-batasan. Batasan itu antara lain :
  1. Ruang Lingkup, manajemen proyek harus menentukan komponen dalam lingkup kerja yang meliputi tujuan, nama orang berkompeten yang terlibat dalam proyek dan bagian yang bertanggung jawab dalam suatu proyek
  2. Waktu, telah menyusun jadwal kerja dan estimasi waktu yang dibutuhkan jika ada perubahan atau penambahan kegiatan
  3. Biaya, memiliki peranan penting dalam melakukan perencanaan proyek dan kegiatan operasional, sehingga manajer proyek memiliki suatu modal untuk menyelesaikan proyek sesuai dengan biaya yang telah ditentukan
Kaitan antara Strategi dan Proyek
Suatu Proyek tanpa adanya suatu strategi yang mumpuni tidak dapat berjalan dengan baik. Maka suatu strategi perlu diterapkan oleh manajemen proyek untuk mencapai tujuan dan sasaran yang diinginkan. Strategi bisnis menjelaskan tujuan, sasaran dan kebijakan proyek menurut dampak potensial lingkungan proyek terhadap organisasi yang mengadakannya. Suatu manajemen proyek harus menentukan strategi seperti apa yang harus mereka lakukan agar tujuan dan sasaran proyek dapat tercapai. Strategi proyek dijalankan berurutan sesuai tahapan yang ada, oleh karena itu tahapan harus disiapkan dengan matang dan sempurna. Bila salah satu tahapan dijalankan dijalankan dengan tidak baik, maka akan berpengaruh terhadap tahapan yang lain.

Penjelasan Keahlian Manajer Proyek
Manajer suatu proyek memegang peranan yang penting dalam pelaksanaan suatu proyek. Karena manajer proyek harus mengkoordinir tenaga kerja yang ada dengan latar belakang dan keahlian yang berbeda sehingga dapat hasil yang baik. Memimpin suatu proyek mungkin adalah suatu yang unik. Mengapa ? pertama karena tenaga kerja yang dikumpulkan mungkin tidak saling mengenal. Kedua, proyek itu unik, karena tidak pernah dilakukan sebelumnya. Sehingga hasil akhir dan prosesnya tidak dapat dijelaskan terlebih dahulu. Dan ketiga, manajer proyek tidak memiliki hak otoriter atau kendali langsung terhadap para tenaga kerja. Untuk itu manajer proyek dibutuhkan beberapa keahlian seperti berikut :
  1. Mengetahui kebutuhan klien, manajer proyek harus mengumpulkan data kebutuhan awal apa saja yang diperlukan oleh klien. Jika ada perubahan kebutuhan maka manajer harus melakukan perubahan proses secepatnya dalam membangun suatu proyek. Dengan disetujui oleh klien maupun penanggung jawab proyek
  2. Dapat mengelola sumber daya yang ada, selain memperhatikan infrastruktur yang ada, manajer proyek juga harus memperhatikan sumber daya yang lain, seperti tenaga kerja yang sakit atau kecelakaan sehingga menyebabkan jadwal pengerjaan menjadi kacau. Untuk itu manjer proyek sudah memikirkan tenaga kerja cadangan yang ammapu untuk memback-up tenaga kerja yang tidak bisa melakukan tugasnya sehingga klien menjadi puas karena ketepatan waktu dan hasil yang baik.
  3. Memahami metode dan proses, manajer proyek harus mengetahui metode seperti apa dan proses yang bagaimana untuk membangun suatu proyek agar mereka mengerti akan apa yang mereka kerjakan sehingga dapat melakukan feedback pada klien
  4. Memanajemen pengetahuan dan resiko, manajer proyek harus mendapat pengetahuan yang banyak terhadap proyek yang mereka kerjakan sehingga dapat meminimalisai resiko
  5. Dapat memanajemen anggaran yang ada, banyak sedikitnya anggaran yang ada dapat diatasai dengan baik oleh manajer proyek, itu merupakan suatu prestasi bagi mereka
  6. Memiliki perencanaan yang baik,  tidak semua manajer proyek memiliki perencanaan yang baik. Maka dari itu manajer proyek harus mempertimbangkan ketersediaan sumber daya, komitmen pada klien, biaya, maupun pengalaman yang didapat. Perencanaan yang tepat dan realistis dapat tercapai apabila manajer proyek bekerja secara efektif

Sumber :
  1. http://www.keuanganlsm.com/article/apa-peran-manager-proyek/
  2. http://jawarakita.wordpress.com/2010/03/20/apakah-anda-seorang-manajer-proyek-yang-efektif/
  3. http://www.scribd.com/doc/62553459/19/Strategi-Proyek#outer_page_1
  4. https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:5gpfpnxcrKUJ:meandmyheart.files.wordpress.com/2010/04/manajemen-integrasi-proyek.ppt+pentingnya+strategi+proyek&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEEShdGdwyqhXJfPdcuk7nsQmWBsDD09f7_wFNrJS4MRQ0Lvf5Q8pUUp4AWh1FuUKDiXl__JHAkL5L2ZF1bEU58UJj2kJ0Q9bfeCw1BRBxUP5qmJNbPizACv3Ms8Pr8zEeSbu_5qsM&sig=AHIEtbT4f0JR_-1EFdGT7aHWgysnGiLZjQ
  5. http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=pengertian%20manajemen%20proyek&source=web&cd=1&sqi=2&ved=0CCgQFjAA&url=http%3A%2F%2Fbayuzu.blogspot.com%2F2010%2F09%2Fpengertian-ruang-lingkup-manajemen.html&ei=LQs9T5StLYnorQft5vmzBw&usg=AFQjCNEaCwoDMdNJzcWRHc_FfR3v56_6Bw&sig2=3uOfL8G6TUb_mYPWjFRSew
  6. http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=pengertian%20karakteristik%20proyek&source=web&cd=2&ved=0CCYQxQEwAQ&url=http%3A%2F%2Fdocs.google.com%2Fviewer%3Fa%3Dv%26q%3Dcache%3AFRi0u7MZ-E8J%3Aelearning.unesa.ac.id%2Fpdf-archive%2Fpengertian-karakteristik-proyek.pdf%2Bpengertian%2Bkarakteristik%2Bproyek%26hl%3Did%26gl%3Did%26pid%3Dbl%26srcid%3DADGEESgIW-sC2UTdUXA78M5XvIxIKXkdBifycr-930BvWB6QPgCi9w0Kac-EyG90QYW_cKZC8pIu3rN0H4Di2MQoY83b_rNrC6BqcnmKqCFnMSOnYJYotzno7azFG0qIdRMzP1tjr1DZ%26sig%3DAHIEtbQKwRWNr7RR2iY2IZOujL_fgL1rLw&ei=XQw9T6L2KMa3rAesloi3Bw&usg=AFQjCNHsIOxOwIHkQO2Kt6GOJKy211mh8Q&sig2=ZVIIjmG25ojbANr1ekoTOg
  7. http://www.google.co.id/search?sclient=psy-ab&hl=id&source=hp&q=tiga+batasan+proyek&pbx=1&oq=tiga+batasan+proyek&aq=f&aqi=&aql=&gs_sm=3&gs_upl=949921l953408l6l953678l19l13l0l0l0l0l455l1893l0.3.4.0.1l8l0&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.r_cp.,cf.osb&biw=1366&bih=705&emsg=NCSR&noj=1&ei=XQw9T6L2KMa3rAesloi3Bw